Pada 2012, dari sel penjara, dia dilaporkan mengatakan kepada Fox News bahwa dirinya diculik dan disiksa intelijen Pakistan.
Setahun kemudian dia dapat menyelundupkan surat tulisan tangan ke pengacaranya, yang menyatakan dirinya tidak mendapatkan hak-haknya secara hukum.
Mengapa tidak dituduh membantu AS?
Ini sangat tidak jelas, tetapi peristiwa terkait Bin Laden memang sangat memalukan Pakistan.
Meskipun para pejabatnya marah atas apa yang mereka pandang pelanggaran kedaulatan, badan intelijen secara terbuka mengakui tidak mengetahui bahwa pendiri dan pemimpin al-Qaida tinggal di rumah tiga lantai di balik tembok tinggi di Abbottabad selama bertahun-tahun.
Pimpinan antiterorisme Gedung Putih saat itu, John Brennan, mengatakan "tidak terbayangkan bahwa Bin Laden ternyata tidak memiliki sistem pendukung" di Pakistan.
Tetapi menuduh Dr Afridi punya peran dalam operasi AS akan memunculkan semakin banyak masalah.
Sampai sejauh ini, proses hukum dilakukan berdasarkan Aturan Kejahatan Perbatasan atau Frontier Crimes Regulations.
Pengadilan kesukuan dijalankan pejabat administratif, dibantu dewan yang sebagian besar adalah pemimpin kesukuan, dan tidak diwajibkan menuruti aturan pada umumnya.
Ini dipandang sebagai cara yang paling baik dalam menangani Dr Afridi, karena nyaris tidak terbuka untuk umum.
Tetapi penggabungan daerah kesukuan dengan Provinsi Khyber Pakhtunkhwa tahun lalu menyebabkan sejumlah kasus sekarang ditangani pengadilan umum Pakistan.
Sejak dipindahkan tahun lalu dari penjara Peshawar ke Punjab, muncul pembicaraan bahawa Afridi akan dibebaskan, kemungkinan lewat pertukaran dengan tahanan Aafia Siddiqui, seseorang yang dituduh anggota al-Qaida yang saat ini dipenjara di AS.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.