Bamsoet menjelaskan, dirinya ingin memastikan dan mendengar langsung dari pejabat negara tersebut tentang pengamanan yang dilakukan jelang pelantikan, baik di DPR maupun di seluruh objek vital lain.
"Karena kami tidak ingin acara pelantikan yang harusnya kita laksanakan dengan hikmat ini ada hal-hal lain, baik di sekeliling MPR maupun diseluruh Indonesia," tuturnya.

Bamsoet ingin agar pelantikan berlangsung mulus, tanpa adanya kendala termasuk ancaman kerusuhan dari pihak tertentu. Apalagi acara pelantikan itu dihadiri oleh banyak tamu negara dari luar negeri.
"Agar (masyarakat) bisa menonton televisi melihat presiden terpilihnya dilantik secara hikmat dan dihadiri oleh tamu-tamu negara yang kemudian kepala negara sahabat kita," jelasnya.