nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nama-Nama Besar Berebut Dukungan Partai Perindo di Pilkada Kabupaten Labuhanbatu

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 16 Oktober 2019 01:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 16 608 2117428 nama-nama-besar-berebut-dukungan-partai-perindo-di-pilkada-kabupaten-labuhanbatu-AfmR5BG3hT.jpg ilustrasi

MEDAN – Sejumlah nama-nama besar ikut mendaftar ke Partai Persatuan Indonesia (Perindo) guna diusung sebagai bakal calon (balon) Bupati di Pilkada Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, yang dilaksanakan bersamaan dengan Pilkada serentak tahun 2020 mendatang.

Ketua Panitia Penjaringan Balon Bupati dari DPD Partai Perindo Labuhanbatu, Syaiful, mengatakan sudah ada 8 orang yang mengambil formulir pendaftaran ke Partai Perindo. Namun hingga pukul 22:00 WIB malam tadi, sudah ada 6 orang yang mengembalikan formulir.

“Kita masih tunggu sampai pukul 00:00 WIB malam nanti,”kata Syaiful melalui selular kepada Okezone Selasa (15/10/2019).

Ilustrasi

Dari 6 orang yang sudah mengembalikan formulir, papar Syaiful, terdiri dari nama-nama besar yang sangat populer di Labuhanbatu.

Di antaranya Tigor Panusunan Siregar yang merupakan Mantan Bupati Labuhanbatu periode 2010-2015. Lalu Erik Adtrada Ritonga yang merupakan mantan ANGGOTA DPR RI hasil PAW 2014-2019 dan Dahlan Bukhari yang merupakan mantap Anggota DPRD Labuhanbatu 3 Periode serta mantan ketua DPRD Labuhanbatu Priode 2014-2019 dan kini menjabat sebagai Ketua PDI-P Labuhanbatu.

Kemudian Ketua AMPB yang juga tokoh millennials, M Riduan Dalimunthe, serta Mantan Sekretaris Daerah Labuhanbatu dan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Hasban Ritonga.

“Bupati aktif saat ini, Andi Suhaimi, yang juga merupakan Ketua DPD Partai Golkar Labuhanbatu, juga sudah mengembalikan berkas pendaftaran ke Partai Perindo,” tukasnya.

Syaiful menuturkan, dari berkas pendaftaran yang telah dikembalikan para bakal calon, hampir seluruhnya telah memenuhi ketentuan. Pihaknya pun memberikan keleluasan bagi para bakal calon untuk melengkapi berkas yang belum lengkap.

“Secara umum 95 persen berkas mereka kita anggap lengkap. Kalau ada kekurangan sedikit, bisa menyusul. Kita saat ini masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari DPW (pengurus provinsi) terkait tahapan selanjutnya, apakah akan diperpanjang atau ditutup (pendaftarannya). Namun rencananya paling lambat tanggal 20 kita serahkan ke DPW,” sebut Syaiful.

Syaiful mengaku, Partai Perindo di Labuhanbatu tidak bisa mengusung sendiri calon mereka. Perindo harus berkoalisi dengan partai lain, untuk memenuhi syarat 9 kursi DPRD Labuhanbatu sebagai syarat mengusung calon sesuai undang-undang pemilu.

“Tapi memang kita sangat diminati di sini (Labuhanbatu). Karena kita dianggap partai politik yang spektakuler, karena berhasil mendapatkan satu fraksi di DPRD Labuhanbatu, padahal kita berstatus sebagai partai pendatang baru. Kita sangat dilirik untuk mengusung calon,” tukasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini