BAUBAU – Festival Keraton Kesultanan Buton 2019 menyajikan keanekaragaman di Sulawesi Tenggara. Salah satunya lewat Desa Ngkari Ngkari, Bungi, Baubau, Sulawesi Tenggara. Di tempat ini, wisatawan akan berasa ada di Bali. Karena, desa ini memiliki aneka ornamen arsitektur khas Pulau Dewata lengkap dengan budayanya. Destinasi ini disebut juga sebagai ‘Little Bali’.
Desa Ngkari Ngkari berjarak sekitar 20 menit dari pusat Kota Baubau. Berada di sisi luar kota, view eksotis hamparan sawah langsung menyapa para wisatawan di perbatasan desa. Lebih menarik, di tiap sudut sawah diletakan tempat sesaji khas Bali.
“Ngkari Ngkari ini desa transmigrasi dari Bali. Semua warna budaya Bali di bawa ke sini. Berdampingan dengan budaya asli masyarakat Buton. Karena mayoritas pendatang dari Bali, suasananya dan ornamen desanya seperti Bali. Sesekali kami mendapat kunjungan wisman karena keunikan yang ditawarkan,” ungkap Tokoh Masyarakat Ngkari Ngkari I Wayan Wendra, Rabu (16/10/2019).
Desa Ngkari Ngkari menjadi tujuan transmigrasi sejak 1978. Para transmigran berasal dari Singaraja, Badung, Tabanan, Bangli, juga Karangasem. Desa Ngkari Ngkari dihuni sekitar 480 kepala keluarga.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Baubau Ali Arham mengatakan, Desa Ngkari Ngkari memperkaya budaya Sulawesi Tenggara dan Baubau.