Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapolri: JK Bukan Jenderal, tapi Lebih Tegas dari Polisi-TNI

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Jum'at, 18 Oktober 2019 |13:53 WIB
Kapolri: JK Bukan Jenderal, tapi Lebih Tegas dari Polisi-TNI
Polri menggelar pengantar purnatugas untuk Wapres JK. (Foto : Okezone.com/Puteranegara Batubara)
A
A
A

Menurut Tito, atas kejadian itu, aparat banyak disalahkan lantaran disebut melanggar hak asasi manusia (HAM). Namun, ketika itu JK menunjukkan sikap berbeda. Pasalnya, dia mendukung keputusan aparat dalam menangani konflik itu.

"Tapi ketika menghadap Bapak, pertanyaan Bapak hanya singkat saja. Apakah yang meninggal dunia itu membawa senjata? Ya kami bisa buktikan bawa senjata, kami menyita 300 senjata dan 40 ribu butir peluru. Jawaban Bapak sangat singkat, kalian benar, di negara ini tidak ada yang boleh pegang senjata selain TNI dan Polri. Saya akan back up. Itu rasanya membesarkan hati," ujar Tito.

Upacara purnatugas oleh Polri untuk JK. (Foto : Okezone.com/Puteranegara Batubara)

Bahkan, setelah konflik Poso selesai, JK ikut berperan dengan mengumpulkan para tokoh masyarakat dan agama untuk menghindari adanya konflik susulan dan berkepanjangan.

Strategi JK itu pun menjadikan situasi di Poso menjadi aman dan kondusif.


Baca Juga : Polri Beri Penghargaan Tertinggi ke Wapres JK yang Segera Purnatugas

"Bapak mendirikan pesantren setara Gontor di Poso pesisir dan sekolah teologi," tutur Tito mengakhiri kenangannya bersama JK.


Baca Juga : Kapolri Tito : Saya Fans Berat Jusuf Kalla

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement