
Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan pada Sabtu (19/10) bahwa hampir 1.000 tentara yang ditarik dari Suriah utara diperkirakan akan pindah ke Irak barat untuk melanjutkan penumpasan kombatan Negara Islam (ISIS) dan untuk membantu mempertahankan Irak.
Sebelumnya, Turki sepakat untuk menunda serangan ke timur laut Suriah demi memberikan waktu bagi para pejuang Kurdi untuk menarik diri dari "zona aman".
Gencatan senjata juga bertujuan untuk meredakan krisis yang dipicu oleh keputusan mendadak Presiden Donald Trump untuk menarik semua 1.000 tentara AS dari Suriah utara.
Kebijakan Trump itu dikritik dan Kurdi menilai langkah itu adalah pengkhianatan karena Kurdi telah berjuang selama bertahun-tahun bersama pasukan AS melawan ISIS di Suriah.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.