“Siti Nurbaya gak banget, secara karhutla gak selesai dari awal dia jabat,” tulis salah satu pengguna Twitter, @officialFilza24.
"Siti Nurbaya gagal mencehah dan menyelesaikan kasus Karhutla, kenapa dipanggil lagi," tulis @zulapr_

Selanjutnya yang jadi sorotan masyarakat adalah Yasonna Laoly. Bukan hanya kinerjanya yang dikritik terkait dengan Revisi KUHP dan Revisi UU KPK yang memuncak lewat demo mahasiswa, tapi juga aksi ‘pamit-kembali’nya.
Jika resmi jadi menteri, Yasonna memang bolak-balik dari DPR dan menteri. Ketika tengah disorot soal Revisi KUHP dan Revisi UU KPK, Yasonna mengundurkan diri dari jabatan Menkumham dengan alasan akan dilantik sebagai anggota DPR. Namun belum lama dilantik, Yasonna kembali lagi dipanggil Jokowi sebagai calon menteri.

“Yasonna kayak si Ricis. Udah pamit, balik lagi,” sindir @Notaslimboy.
Sedangkan wajah baru yang jadi sorotan adalah Nadiem Makarim. Pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) menolak keputusan Pendiri Gojek itu untuk masuk dalam jajaran menteri Kabinet Kerja Jilid II. Bahkan, Garda akan menyampaikan aspirasinya tersebut dalam aksi demonstrasi.
Nadiem dinilai menjadi besar karena mitra-mitra ojolnya. Padahal, mitra ini belum sejahtera karena pendapatan, seperti bonus masih sering terpotong. Menurutnya, selama ini Gojek terus berkembang dan hasilnya lebih banyak dinikmati oleh korporasi.
Menteri Berprestasi Tak Dipanggil
Di antara wajah-wajah lama yang dipanggil Jokowi, tak ada Susi Pudjiastuti di antaranya. Keputusan ini kemudian menuai ‘murka’ masyarakat yang disampaikan di media sosial. Mereka mempertanyakan keputusan Jokowi yang tak kembali memilih Susi sebagai menteri, padahal prestasinya mentereng saat menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan.
Hingga Pukul 05.02 WIB, Rabu (23/10/2019), sudah ada 46,5 ribu cuitan di Twitter yang diberi tagar #WeWantSUSI yang kemudian bertengger jadi trending nomor satu di Indonesia.