"Misal Menkopolhukan dapat tugas khusus radikalisme, Menhan juga radikalisme, dan Kementerian Agama juga dari tentara ditugaskan khusus melawan radikalisme. Nah kami apresiasi karena mereka konsen terhadap radikalisme di Indonesia," tuturnya.
Baca juga: Muhammadiyah: Semoga Menteri Diberi Kekuatan Iman Takwa Dalam Jalankan Tugas
Selama ini kata dia, Ansor dan Banser berjuang untuk menangkal persoalan radikalisme dan minimnya kehadiran negara. Untuk itu mulai saat ini pihaknya tidak akan lagi mengurusi persoalan radikalisme dan menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah.
"Ansor, Banser akan kembali ke barak melakukan konsolidasi internal penguatan kaderisasi, nah urusan radikalisme kita serahkan ke negara dan tidak akan ikut-ikut lagi urusan itu," terangnya.