Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perjalanan Karir Yasonna Laoly, Menkumham Dua Periode Jokowi

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Kamis, 24 Oktober 2019 |04:02 WIB
Perjalanan Karir Yasonna Laoly, Menkumham Dua Periode Jokowi
Yasonna Laoly saat tiba di Istana Negara untuk bertemu Jokowi. (Foto: Okezone.com/Dede Kurniawan)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokow) kembali memilih Yasonna Hamonangan Laoly sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) di Kabinet Indonesia Maju. Ini adalah kali kedua Yasonna ditunjuk  Jokowi menjabat sebagai Menkumham setelah menjabat di posisi yang sama pada Kabinet Indonesia Kerja.

Sebelum menjabat sebagai menteri di Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla, Yasonna adalah Anggota DPR Periode 2014-2019. Hal yang sama terjadi saat Yasonna ditunjuk sebagi menteri di Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma'ruf Amin, Yasonna juga tercatat sebagai Anggota DPR Periode 2019-2024.

Yasonna menempuh pendidikan mulai dari SR Katolik Sibolga (1959–1965), SMP Sibolga (1965–1968), SMA Katolik Sibolga (1968–1972). Sarjana Fakultas Hukum USU (1978), Master Virginia Commonwealth University (1986), Doktor North Carolina University (1994) hingga Internship in Higher Education Administration Roanoke College, Salem Virginia, USA 1983-1984.

Yasonna memulai karirnya sebagai Pengacara & Penasehat Hukum pada 1978 hinga 1983. Setelahnya ia menjadi pembantu dekan Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen pada 1980-1983.

Presiden Lantik Para Menteri Kabinet Indonesia Maju

Karirnya meningkat dengan menjabat Dekan Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen (1998-1999) dan peneliti di NCSU pada 1992-1994. Dia juga menjadi Asisten Riset Departemen Sosiologi and Antropologi di NCSU.

Untuk karir politik, Yasonna mulai aktif berorganisasi sejak di BPC GMKI Medan pada 1976 dan Waka Bendahara KNPI Medan pada tahun 1983. Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris BKS PGI-GMKI Sumut-Aceh dan Ketua BKS PGI-GMKI Pusat periode 2009-2014, serta Ketua Umum Mahasiswa Nias.

Yasonna masuk dalam kepengurusan PDIP Sumatera Utara pada 2000-2008. Juga sebagai Wakil Bendahara KNPI Medan dan Ketua Umum Kesatuan Mahasiswa Nias. Pada tahun 2002-2005 dia dipercaya sebagai Kepala Badiklatda PDI-P Sumut (2002-2005) dan Wakil Ketua DPD PDI-P Sumut (2000-2008).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement