Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prabowo: Masalah Pertahanan Tak Boleh Terlalu Banyak Di-Publish

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Kamis, 24 Oktober 2019 |17:35 WIB
Prabowo: Masalah Pertahanan Tak Boleh Terlalu Banyak Di-<i>Publish</i>
Prabowo Subianto. (Foto : Okezone.com/Achmad Fardiansyah)
A
A
A

JAKARTA – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto enggan membeberkan terobosan-terobosan yang akan dilakukannya di kementerian. Itu karena, menurutnya, mengenai pertahanan negara tidak boleh terlalu banyak dipublikasikan.

"Jadi saya kira pertahanan tidak boleh terlalu banyak di-publish-kan. Enggak boleh terlalu banyak di publik, saya kira begitu," ucapnya di Gedung Kemenhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019).

Prabowo juga enggan membeberkan hal yang menjadi perhatiannya menyangkut kegiatan prajurit TNI maupun alat utama sistem pertahanan (alutsista) di ketiga matra.

Prabowo berikan keterangan pers usai dilantik jadi Menteri Pertahanan di Istana Negara Jakarta, Rabu (23/10/2019). (Foto : Okezone.com/Fahreza Rizky)

"Maaf saya hargai semua pertanyaan, tapi saya mohon saya baru sampaikan tadi saya baru berapa jam serah terima. Saya belum mempelajari semua masalah. Jadi saya tidak mungkin kasih jawaban yang tepat,” ucapnya.

Meski begitu, Prabowo memastikan akan memperhatikan kesejahteraan para prajurit. Menurutnya, pemerintah maupun menteri sebelumnya juga telah memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan prajurit.


Baca Juga : Ryamizard Serahkan Jabatan Menhan ke Prabowo Lewat Upacara Militer

“Perhatian (kesejahteraan prajurit TNI-red) pasti. Pemerintah pasti sudah memperhatikan, menteri yang lama sudah memperhatikan saya akan pelajari mana yang perlu diperbaiki. Yang baik kita lanjutkan, yang belum disetujui nanti minta persetujuan," tuturnya.


Baca Juga : Usai Sertijab, Prabowo Akan Pelajari Semua Masalah Pertahanan

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement