Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menebak Dua Alasan Jokowi Pilih Trenggono Jadi Wamenhan Dampingi Prabowo

Fahreza Rizky , Jurnalis-Sabtu, 26 Oktober 2019 |08:33 WIB
Menebak Dua Alasan Jokowi Pilih Trenggono Jadi Wamenhan Dampingi Prabowo
Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono saat Dikenalkan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jumat (25/10/2019). (foto: Okezone/Arif Julianto)
A
A
A

JAKARTA - Mantan Bendahara TKN Jokowi-Ma'ruf, Wahyu Sakti Trenggono terpilih sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) mendampingi Prabowo Subianto. Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin menilai, ada dua faktor kemungkinan terpilihnya Trenggono.

Kemungkinan pertama ialah Trenggono bisa saja diplot sebagai Wamenhan untuk mengawasi kinerja Prabowo yang merupakan mantan rival politik Jokowi di Pilpres 2019. Kemungkinan kedua, yakni Trenggono bisa saja diplot guna memimpin proyek pertahanan di Kemenhan.

Baca Juga: Wahyu Sakti Trenggono Jadi Wakil Menteri Pertahanan, Siap Bantu Prabowo 

"Bisa saja untuk mengawasi menterinya. Tapi bisa juga tuk ambil proyek-proyek di Kemhan. Kan Wahyu Trenggono basic-nya pengusaha, ya kemungkinan bisa saja tuk cari logistik. Karena waktu Pilres banyak keluar," kata Ujang saat dikonfirmasi Okezone, Sabtu (26/10/2019).

Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono  

Trenggono merupakan pebisnis di bidang telekomunikasi. Pada Pilpres 2019, ia menjadi Bendahara TKN Jokowi-Ma'ruf. Jauh sebelumnya, ia dulu pernah bekercimpung di Partai Amanat Nasional (PAN).

Politikus Gerindra, Desmond J Mahesa mengkritik penunjukkan Trenggono menjadi Wamenhan. Menurut dia, Trenggono tidak memiliki kapasitas dalam bidang pertahanan. Dengan kondisi demikian, ia khawatir posisi Wamen justru memberatkan menterinya.

"Misalnya Wamen di Menhan. Orang ini kan harusnya ada nilai plus. Minimal dia itu paham militer dan strategi pertahanan. Tapi kalau orang ditaro di situ karena waktu kampanye membantu pak Jokowi, kesannya saya pikir kasihan Pak Prabowo ya," kata Desmond di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement