"Lalu kita akui bahwa selama triwulan Februari sampai September masih terjadi kemarau panjang sehingga para petani kita mereka terpaksa menganggur karena kondisi tidak bisa menanam," jelasnya.
Berdasarkan status pekerjaan, sebagain besar penduduk Banten bekerja sebagai buruh atau karyawan sebanyak 3,12 juta. Jumlah pekerja formal di Banten lebih tinggi dibanding pekerja informal. Persentase pekerja formal 58,74 persen.
"Lapangan usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja sektor industri 24,09 persen dan sektor perdagangan 20,91 persen," kata Dia.
(Khafid Mardiyansyah)