Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Anies Minta Rp10 Miliar untuk Konsultan Pembangunan ITF, DPRD Potong Jadi Rp6 Miliar

Fadel Prayoga , Jurnalis-Selasa, 05 November 2019 |05:33 WIB
Anies Minta Rp10 Miliar untuk Konsultan Pembangunan ITF, DPRD Potong Jadi Rp6 Miliar
Gedung DPRD DKI Jakarta. (Foto : Okezone.com/Fadel Prayoga)
A
A
A

JAKARTA – Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengajukan anggaran Rp10 miliar untuk pembayaran jasa konsultan pembangunan Intermediate Treatment Fasility (ITF) di tiga titik.

Permintaan itu tertuang dalam rapat Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 di Komisi D DPRD DKI Jakarta, Senin (4/11/2019).

"Tahun depan itu kami juga akan membangun setidaknya target RPJMD itu ada 3 ITF yang harus kami bangun," kata Kepala Unit Tempat Pengelola Sampah Terpadu Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto di lokasi.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik merasa heran anggaran sebesar itu hanya dihabiskan untuk pembayaran jasa konsultan pembangunan ITF.

M Taufik. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

"Waktu mendesain ITF itu kan mestinya sudah ada desainnya untuk berapa masa setiap ITF Bapak mau kasih Rp10 miliar pendampingan," kata Taufik.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah menengahi perdebatan mereka. Akhirnya, diputuskan dana tersebut dipotong Rp4 miliar, sehingga yang tercantum dalam mata anggaran hanya Rp6 miliar.


Baca Juga : Pembangunan ITF Sunter Telan Rp3,6 Triliun, DKI Utang ke World Bank

"Ini kan Rp10 (miliar-red) ini lonjakannya terlalu tinggi. Untuk tiga wilayah ya kalau mengacu pada ITF Sunter itu kan anggarannya Rp2 miliar berarti kalau tiga itu Rp6 miliar. Sudah kita pukul rata saja itu kan Bapak juga pembangunan enggak mungkin tiga-tiganya toh," kata Ida sembari mengetuk palu mengesahkan anggaran tersebut.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement