DEPOK – Serah terima jabatan Kepala Polisi Republik Indonesia dari Jenderal (Purn) Tito Karnavian ke Jenderal Idham Azis digelar di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Sertijab dilakukan dengan menyerahkan panji-panji Polri.
Penyerahan tersebut menjadi pertanda Idham Azis resmi menggantikan Tito Karnavian sebagai Kapolri setelah ia dipilih Presiden Joko Widodo untuk menjadi menteri dalam negeri.
Baca juga: Bertemu Kepala Staf TNI, Kapolri Mantapkan Sinergitas TNI-Polri
"Indonesia merupakan negara demokrasi yang heterogen, terbagi menjadi tiga zona waktu, negara berpenduduk terbesar keempat di dunia. Belum lagi menjaga ketertiban di internal Polri. Polri memiliki 446 ribu personel yang harus dijaga dan dikomando secara benar," kata Tito dalam sambutannya di Upacara Tradisi Serah-Terima Panji-Panji Tribrata Kapolri dan tradisi pengantar tugas, Rabu (6/11/2019).
Dia mengungkapkan bahwa mengemban tugas sebagai Kapolri tidaklah mudah. Berdasarkan undang-undang, Polri bertugas menjaga stabilitas keamanan negara, penegakan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri.
Baca juga: Sambangi Kejagung, Kapolri Bahas Penguatan Penegakan Hukum
Tito mengatakan, salah satu tantangan Polri di kepemimpinan Jenderal Idham Azis yakni Pilkada 2020, terutama di wilayah Papua.
"Akan ada Pilkada Serentak 2020. Kemendagri siap bekerja sama. Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua. Baik terkait perkembangan kehidupan kebangsaan dan kebernegaraan yang berdampak kamtibnas, baik reguler maupun isidental," tuturnya.