Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ayah Cabuli Anak Tirinya Berkali-kali hingga Alami Trauma

Azhari Sultan , Jurnalis-Rabu, 06 November 2019 |00:30 WIB
 Ayah Cabuli Anak Tirinya Berkali-kali hingga Alami Trauma
Foto Ilustrasi shutterstock
A
A
A

JAMBI - Kasus pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi di Jambi. Betapa tidak, seorang ayah di Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi ini tega mencabuli anak tirinya yang masih berusia 15 tahun.

Tidak hanya sekali, pria berinisial SH (40) melakukan aksi tidak senonohnya tersebut hingga empat kali. Akibat perbuatannya, korban berinisial JA (15) mengalami trauma berat.

Kapolres Tanjungjabung Timur, Jambi AKBP Agus Desri Sandi membenarkan adanya kejadian pencabulan tersebut.

"Untuk saat ini baru satu orang terindikasi pelaku, yakni ayah tiri korban sendiri. Status pelaku sudah jadi tersangka," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (5/11/2019).

 Pemerkosaan

Dia menambahkan, dari hasil laporan diterima, kejadian tersebut bermula pada bulan September 2019 lalu. Tersangka melakukan perbuatannya kepada korban sebanyak 4 kali.

Sebelumnya, korban yang mengalami kemaluannya sakit akibat ulah ayah tirinya, bercerita kepada masyarakat setempat. Mendengar itu, masyarakat langsung beramai-ramai melaporkan perbuatan ayah tiri korban ke pihak berwajib.

"Dari hasil laporan korban dan masyarakat, petugas langsung mengamankan tersangka tanpa perlawanan," tukasnya.

 Pemerkosaan

Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti, diantaranya 1 helai celana pendek warna coklat, 1 helai baju kaos lengan pendek warna hitam, 1 helai baju tidur warna pink serta 1 helai celana tidur warna pink dan sejumlah bukti lainnya.

"Dari hasil visum, kemaluan korban terdapat luka robek pada selaput dan terdapat pendarahan yang tidak beraturan sehingga korban terus diobati. Khusus untuk tersangka saat ini sudah dilakukan penahanan," tegas Agus.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement