Dari ke-13 provinsi tersebut, akan diambil sebanyak 100 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang kemudian menjadi komando strategis pertanian.
"BPP Ini akan kita fasilitasi sarana dan prasana komputer IT karena mereka akan mejadi salah satu tempat semua aktifitas termasuk pengumpulan data dan informasi dari BPP dikirim ke pusat," bebernya.
Di kantor pusat, lanjut Leli, terdapat Agriculture War Room (AWR) dimana Menteri Pertanian dapat melakukan video conference langsung dengan para penyuluh dan petani di 100 BPP tersebut.
"Akhir Desember paling tidak akan dilaunching setelah semua terkoneksi. Penyuluh dan petugas kita latih 4 orang dari masing-masing BPP untuk calon komandan yang dan admin IT," tutupnya. (adv)
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.