Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

7 Fakta Polisi Tembak Rekan Sendiri di Donggala

Maulidia , Jurnalis-Senin, 11 November 2019 |22:30 WIB
7 Fakta Polisi Tembak Rekan Sendiri di Donggala
A
A
A

JAKARTA - Kasus penembakan anggota Polsek Sirenja, Polres Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) terjadi pada Jumat, 8 November 2019. Aida Nabud Salama (35) ditembak rekannya sendiri yang bernama Aiptu Purwanto di bagian kepala.

Berikut Okezone paparkan deretan kasus terkait penembakan yang dilakukan oleh anggota Polres Donggala pada rekannya, Sulawesi Tengah.

1. Senjata yang Dipakai

Ilustrasi

Aiptu Purwanto menembak Aipda Nabud Salama di bagian kepala dengan senjata laras panjang berjenis SS1 V2. Insiden ini terjadi langsung di Mapolsek Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat 8 November 2019 pagi.

2. Korban Terluka di Bagian Rahang

Aipda Nabud Salama, mengalami patah tulang dan rahang belakang akibat terkena peluru. Menurut informasi yang didapat, kesadaran korban masih baik, namun kondisi pernapasannya perlu mendapat perawatan dari tim medis.

"Kesadarannya masih baik karena hanya patah pada rahang belakang, jadi pernapasannya itu yang kita perhatikan, sehingga dia berada di ruang ICU," kata Raden kepada wartawan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 10 November 2019. Sebagaimana dilansir dari iNews.id.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement