Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

7 Fakta Polisi Tembak Rekan Sendiri di Donggala

Maulidia , Jurnalis-Senin, 11 November 2019 |22:30 WIB
7 Fakta Polisi Tembak Rekan Sendiri di Donggala
A
A
A

3. Korban Dirujuk RS Bhayangkara

Aipda Nabud Salama dirujuk dari Rumah Sakit Undata, Kota Palu, Sulawesi Tengah ke RS Bhayangkara Makassar menggunakan helikopter. Korban tiba di RS Bhayangkara Makassar menggunakan helikopter milik Polri pada Sabtu, 9 November 2019, kemudian dijemput dengan mobil ambulans menuju ke ruang ICU.

Aipda Nabud diturunkan dari ambulans menggunakan penopang leher dan alat bantu pernapasan, serta selang infus yang masih menempel di tangannya.

4. Siapa Aiptu Purwanto?

Ilustrasi

Aiptu Purwanto yang menembak rekannya sendiri diketahui menjabat sebagai Pejabat Sementara Kepala Unit (Kanit) Sabhara, sedangkan Aipda Nabud Salama sebagai Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (KSPK) 1.

5. Motif Masih Belum Diketahui

Kasus penembakan yang dialami Aipda Nabud Salama dan Aipda Purwanto mengundang reaksi Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Brigjen Lukman Wahyu yang membenarkan kejadian penembakan terhadap dua anggotanya di Polsek Sirenja. Namun, ia belum dapat merinci kronologi terkait kasus penembakan tersebut.

“Yang jelas ada anggota luka kena peluru. Senjatanya V2. Tentang kejadiannya seperti apa masih pendalaman,” kata Lukman di RS Bhayangkara Polda Sultra di Kota Palu seperti dikutip iNews, Jumat, 8 November 2019.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement