Kendati demikian, Bamsoet justru menemukan bahwa terdapat beberapa kader Partai Golkar yang terzalimi lantaran mendukungnya untuk maju sebagai calon ketua umum.
"Ini maksudnya agar pendukung-pendukung saya tidak dizalimi, tidak disingkirkan karena di DPR saja sudah banyak korban," ungkapnya.
Bamsoet pun menyayangkan hal tersebut terjadi di dalam internal partai. Menurutnya, mengelola partai seharusnya menciptakan suasana yang gembira, bukan justru kecemasan, dan mencurigai satu sama lain.
"Mudah-mudahan tiga minggu ini bisa selesai dan kita lalui dengan baik dan siappaun yang terpilih menjadi ketua partai Golkar timbul kesadaran bahwa memimpin itu merangkul, bukan memukul," tutup Bamsoet.
(Edi Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.