Bamsoet mengingatkan, Golkar memiliki pengalaman burung dengan sistem aklamasi. Alhasil dengan adanya sistem itu membuat Partai Golkar sendiri terpecah menjadi dua kubu.
"Kita punya pengalaman pahit, pemaksaan aklamasi itu membuat kita pecah dan kita pernah pecah ada Ancol dan Bali. Bali itu kan pemaksaan aklamasi yang melahirkan Ancol," paparnya.
"Pelajaran pahit ini harus jadi renungan bagi kita semua bahwa demokrasi yang ada di Golkar jangan dibunuh biarkan dia berkembang," sambungnya.
Bamsoet juga menegaskan Munas Partai Golkar tidak akan memilih satu calon atau aklamasi. Sebab ada beberapa calon yang diduga akan maju tak terkecuali dirinya.
"Kalau lihat konsolasi yang ada di mana calon tidak satu ada Ridwan Hisjam, Indra Bambang Utoyo ada kemungkinan juga ada saya kan saya bilang belum memutuskan bukan berarti saya tidak maju," terangnya.
(Edi Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.