nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Kayu Tebangan, Pria Paruh Baya Tewas Dikapak Temannya

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 16:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 14 340 2129855 gara-gara-kayu-tebangan-pria-paruh-baya-tewas-dikapak-temannya-jV10lZl2VB.jpg Korban tewas mengenaskan setelah dikapak dan ditenggelamkan temannya sendiri (Foto : Okezone.com/Banda)

PEKANBARU - Seorang pria paruh baya di daerah Pujud Kabupaten Rohil, Riau bernama Buang tewas di tangan temannya sendiri dengan kondisi mengenaskan, jenazah juga ditenggelamkan.

Kapolsek Pujud Iptu Amru Abdullah mengatakan, korban dibunuh pelaku dengan menggunakan kapak. Pemicunya hal sepele, yakni masalah kayu hasil tebangan. "Korban mengalami luka bacok di bagian leher dagu dan tangan," kata Kapolsek Amru Kamis (14/11/2019) kepada okezone.

Ilustrasi

Kini pelaku Suhaimi, yang tidak lain adalah sahabat korban, berhasil ditangkap polisi. Saat ini pria 32 tahun itu ditahan di Polsek Pujud untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

Kepada polisi, tersangka mengaku kasus pembunuhan itu terjadi pada 11 November 2019. Saat itu keduanya yang berprofesi sebagai pencari kayu jenis cerocok berangkan ke sebuah hutan di daerah Desa Babusalam, Pujud.

Pada saat di hutan itulah terjadi pertengkaran mulut antara korban dan pelaku. Suhaimi menuding bahwa Buang mengambil sebagian hasil tebangannya. Suhaimi langsung menyerang pria berusia 52 tahuh itu.

"Korban dibekap mulut dan hidung dengan baju cukup lama. Setelah korban lemas karena kesulitan bernapas, pelaku memgambil kapaknya. Senjata itu langsung diarahkan ke leher, dagu dan tangan korban," imbuhnya.

Setelah korban tewas, pelaku membawa jenazah korban ke perahu. Dengan perahu itu, jenazah korban di buang sungai. Kasus ini terungkap setelah istri korban melapor karena kehilangan suami.

"Kita berhasil menyelidiki kasus ini dengan cepat. Jenazah sudah kita temukan, pelaku berhasil kita tangkap," tegasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini