nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Sabu

Jum'at 15 November 2019 19:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 15 340 2130464 bea-cukai-bengkalis-gagalkan-penyelundupan-10-kg-sabu-jbFBwrBQb9.jpg Foto: Dirjen Bea Cukai

BENGKALIS – Dalam rangka melindungi masyarakat dari peredaran bahan berbahaya narkotika, Bea Cukai Bengkalis bersama Polres Bengkalis berhasil menyita sekitar 10 Kg sabu-sabu di perairan Selat Pedang hingga Pulau Pedang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau pada Sabtu 9 November 2019.

Kepala Kantor Bea Cukai Bengkalis, Mochammad Munif mengatakan, terungkapnya peredaran narkotika itu tidak lepas dari sinergitas antara Polres Bengkalis dan Bea Cukai Bengkalis.

“Atas informasi dari satuan narkoba Polres Bengkalis, tim gabungan langsung bergerak ke perairan Selat Pedang. Pukul 08.00 WIB, tim menemukan kapal tanpa nama yang mencurigakan di sekitar dermaga penyeberangan Temeran, kemudian tim melakukan pemeriksaan acak namun tidak menemukan barang yang mencurigakan. Setelah dilakukan wawancara terhadap awak kapal, didapati keterangan bahwa mereka telah mengantar paket diduga narkotika kepada seseorang di Pulau Pedang,” jelas Munif.

Selanjutnya tim menemukan seseorang yang diduga menerima paket tersebut. Tim melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi dan menemukan sebuah plastik hitam yang berisi bungkusan methaphetamine sebanyak delapan bungkus.

Tim kembali melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kapal dan menemukan dua bungkusan methaphetamine yang disembunyikan di bawah palka belakang kapal. Sebanyak 5 TSK diyakini sebagai anggota sindikat jaringan pengedar antar pulau (Pulau Bengkalis dan Pulau Pedang). Semua barang bukti berhasil diamankan tim di lokasi yang berbeda, yakni di pelabuhan penumpang Desa Tameran, Kabupaten Bengkalis tepatnya di pompong milik salah satu pelaku dan di Desa Tanjung Pedang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Tim juga mengamankan satu unit pompong dan beberapa unit ponsel.

"Berdasarkan informasi tambahan dari masyarakat bahwa akan terjadi transaksi barang ilegal di Pelabuhan Desa Tameran, petugas kemudian melakukan penyelidikan di sekitar lokasi dan berhasil mengamankan tiga orang tersangka sedang berkomunikasi menggunakan handphone," tambah Munif.

Selanjutnya, pelaku berinisial BB dan TSK dibawa ke Polres Bengkalis untuk pengembangan lebih lanjut dan tim kembali menuju Pos Dermaga Bea Cukai Bengkalis. (adv)

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini