JAKARTA - Partai Golkar akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) yang akan digelar awal bulan Desember mendatang. Dua nama besar akan dicalonkan untuk maju sebagai ketua umum partai berlambang pohon beringin itu, seperti Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo (Bamsoet). Airlangga pun mengklaim mendapat dukungan mayoritas dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I.
Menanggapi hal itu, Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta, Ujang Komarudin menilai, klaim dukungan mayoritas DPD I Golkar terhadap Airlangga tidak bisa jadi ukuran kemenangan, karena suara DPD I tidak merepresentasikan suara DPD II Golkar yakni tingkat Kabupaten/Kota.
"Belum tentu. Karena DPD I tidak merepresentasikan suara-suara DPD II(Kabupaten/kota). Dukungan DPD I belum tentu diikuti oleh DPD-DPD II Golkar," kata Ujang di Jakarta, Senin (18/11/2019).
Baca juga: Jelang Munas, Wasekjen Golkar Minta Jangan Bangun Narasi Sesat
Kata Ujang, DPD II Golkar bisa saja masing-masing dan terlihat dari mulai banyaknya suara DPD II Golkar yang tidak sejalan dengan DPD I, bahkan terang-terangan mendukung Bamsoet.