Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Periode Kedua Jokowi Diharapkan Mampu Ciptakan SDM Unggul

Fadel Prayoga , Jurnalis-Selasa, 19 November 2019 |20:09 WIB
Periode Kedua Jokowi Diharapkan Mampu Ciptakan SDM Unggul
A
A
A

JAKARTA - Gelaran Musyawarah Nasional (Munas) XIII Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada atau Kagama memilih Ganjar Pranowo sebagai Ketua Umum KAGAMA masa bakti 2019-2024. Hasil dari Munas itu juga menghasilkan 13 rekomendasi strategis menuju Indonesia Maju.

Ketua Umum Munas XIII Kagama, Anak Agung Gede Ngurah Ari Dwipayana mengatakan pihaknya akan menyampaikan 13 rekomendasi itu kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kata dia, rekomendasi pertama yaitu, mengusulkan roadmap pembangunan sumber daya manusia (SDM) itu bersifat lintas sektor, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan sampai kewirausahaan.

"Rekomendasi kedua, merekomendasikan berbagai langkah nyata dan sistematis untuk memperkuat karakter bangsa melalui pendidikan Pancasila, pendidikan berbasis nilai-nilai luhur ke-Indonesiaan, serta pendidikan budi pekerti yang dilakukan dengan mengadopsi metode kekinian," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (19/112019).

Selanjutnya, ketiga adalah merekomendasikan kepada Presiden untuk memastikan berjalannya agenda reformasi hukum dan juga reformasi tata kelola pemerintahan dengan capaian-capaian yang lebih terukur.

Jokowi-Maruf Amin

"Keempat, korupsi adalah musuh bersama yang menyebabkan pemiskinan, dengan segala dampak kemerosotan di berbagai bidang. Karena itu, KAGAMA terus mendorong upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dari KKN," katanya.

Ia menambahkan, kelimat, pihaknya mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara yang majemuk, beragam dari sisi suku, agama, Bahasa, dan juga budaya. Karena itu, sendi-sendi kebangsaan yang berdasar pada Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika harus terus dipertahankan dan diperkuat.

Kemudian, keenam, pihaknya berpandangan bahwa dalam bernegara, selain konstitusi, dibutuhkan konstitusionalisme, serta sikap-sikap yang konsisten untuk menjalankan konstitusi dengan benar. Lalu, ketujuh, dirinya berpendapat desentralisasi dan otonomi daerah bukan hanya soal pembagian kewenangan, tetapi tanggung jawab untuk bisa mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement