nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa UNM Kembali Bentrok, 2 Orang Kena Panah

Herman Amiruddin, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 21:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 21 340 2132932 mahasiswa-unm-kembali-bentrok-2-orang-kena-panah-sL8d3khHe5.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MAKASSAR - Tawuran antar kelompok mahasiswa di Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali pecah. Dua kelompok mahasiswa itu saling serang menggunakan batu dan senjata tajam di area Kampus Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Kamis (21/11/2019).

Kapolsek Tamalate Kompol Arif Amiruddin mengatakan kedua kelompok mahasiswa yang terlibat tawuran yakni Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) melawan mahasiswa dari Fakultas Seni dan Desain (FSD).

"Ada dua orang mahasiswa dibawa ke rumah sakit karena terkena anak panah," kata Arif.

 Baca juga: 2 Kelompok Mahasiswa UNM Kembali Bentrok, Polisi Sita Sejumlah Busur

Dua mahasiswa yang menjadi korban tersebut yakni Irsanuddin (21) mahasiswa FSD yang mengalami luka terkena busur di belakang telinga kiri serta Mahasiswa FSD, Ferdinand (21) terkena busur di bagian perut sebelah kiri.

Dikatakan Arif selain dua orang mahasiswa jadi korban, ada beberapa mahasiswa yang mengalami luka-luka di leher dan dipaha serta di kaki akibat lemparan batu dari kelompok Mahasiswa FBS yakni Muslim (19), Resky (23) dan Ilham (23).

 Baca juga: 30 Pelajar Penyerang SMK Izzata dan Arjuna Ditangkap, 5 Orang Jadi Tersangka

Sementara dari Kelompok Mahasiswa FSD dua orang yaitu Ahmad (23) dan Rasuli (20).

"Jadi ada tujuh korban, dua terkena busur sebagian dirawat di RS Haji ada juga di RS Bhayangkara. Tapi tadi anggota bilang sudah ada dipulangkan juga," ungkap Arif.

Betrokan ini, kata Arif berawal saat kelompok mahasiswa yang diduga mahasiswa Fakultas Seni tiba-tiba masuk ke dalam gerbang Fakultas Bahasa dengan membawa senjata tajam jenis ketapel, bom molotov, parang serta batu dan langsung melakukan penyerangan.

Karena penyerangan itu, kelompok mahasiswa FBS lalu membalas menyerang kelompok mahasiswa FSD yang diketahui lokasi nya saling berdekatan.

Kelompok mahasiswa FBS ini mendesak keluar lawannya ke area fakultas, sontak saling serang terjadi dengan menggunakan batu hingga senjata tajam di depan Mesjid Ulil Al Bab persis di depan gerbang FBS.

Pihak keamanan Kampus lalu melaporkan bentrokan ini ke pihak kepolisian. Polisi yang datang ke lokasi berusaha membubarkan aksi tawuran dengan menembakkan tembakan gas air mata.

Selain itu, polisi memberikan tembakan peringatan ke udara agar kedua kubu mahasiswa mundur dan kembali ke fakultasnya masing-masing.

"Belum ada yang diamankan, kita fokus ke Korban dulu. Pemicunya juga masih kita dalami," tutur Arif.

Polisi mengamankan sejumlah senjata tajam diantaranya 25 anak panah, 4 buah ketapel, sebilah parang lengkap dengan sarungnya, sebatang besi, satu buah peluru sumpit, hingga biji kelereng.

"Adapun kerugian material dua mobil rusak, motor delapan motor. Kemudian Kaca-kaca gedung fakultas. Kita masih siaga di lokasi juga untuk menghindari bentrok susulan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini