nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Kelompok Mahasiswa UNM Kembali Bentrok, Polisi Sita Sejumlah Busur

Herman Amiruddin, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 00:36 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 29 609 2122892 2-kelompok-mahasiswa-unm-kembali-bentrok-polisi-sita-sejumlah-busur-tbwEOnHlrK.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MAKASSAR - Dua kelompok mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) Makassar terlibat bentrok, pada saat momen Hari Sumpah Pemuda, Senin 28 Oktober 2019.

Dua kelompok Mahasiswa ini diduga berasal dari Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) serta Fakultas Seni dan Desain (FSD) saling melempar batu dan busur, bahkan terlibat aksi kejar-kejaran di dalam kampusnya.

Belum diketahui pemicu hingga kedua kelompok mahasiswa ini hingga terlibat bentrok. Aparat kepolisian Polsek Tamalate yang dipimpin Kapolsek Tamalate, Kompol Arif Amiruddin dengan sigap ke lokasi setelah menerima informasi.

Melihat polisi datang, dua kelompok mahasiswa, langsung membubarkan diri. Kemudian aparat kepolisian melakukan penyisiran di dalam kampu untuk mencari senjata tajam. Dari hasil penyisiran petugas kepolisian menemukan panah (Busur).

 Tawuran

Kompol Arif Amiruddin mengatakan, pihaknya setelah menerima informasi bentrok di UNM Parangtambung langsung turun ke lokasi.

"Kami bersama personel turun ke lokasi, mereka terlibat bentrok setiba kami di lokasi langsung membubarkan diri, kemudian kami melakukan penyisiran. Hasilnya menemukan panah (Busur)," kata Arif.

Kendati demikian, Arif, mengaku masih mendalami pemicu bentrokan antara kedua kelompok Mahasiswa tersebut.

"Kami masih lidik. Belum diketahui pemicu kedua kelompok terlibat bentrok," ujarnya kepada wartawan.

Sebelumnya pada pekan lalu Senin 21 Oktober 2019 lalu, dua orang Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), parangtambung mendapat perawatan medis setelah teekena tikam, saat terlibat bentrok.

Dua kelompok Mahasiswa UNM Parangtambung terlibat bentrok itu antara Fakultas Seni dan Sastra. Akibat kejadian itu Mahasiswa berinisi AR mendapat luka tusukan pada bagian punggung sedang inisial IS mendapat luka tusukan pada bagian pinggang.

Selain dua orang korban luka. Insiden itu mengakibatkan satu unit mobil dinas rusak setelah diberondong batu begitupun gedung fakultas juga pecah serta satu unit motor dibakar. Kasus ini pun dalam penanganan Polsek Tamalate.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini