Pria Asal Situbondo Tewas di Rumahnya saat Racik Petasan

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 21 November 2019 16:52 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 21 519 2132794 pria-asal-situbondo-tewas-di-rumahnya-saat-buat-petasan-OCpPPoIQp4.jpg Lokasi Korban Meninggal Dunia Akibat Petasan yang Diraciknya Meledak di Situbondo, Jawa Timur (foto: Polres Situbondo)

SITUBONDO - Nahas dialami Sunarno (30) warga Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, yang meninggal dunia lantaran terkena ledakan dari petasan yang diraciknya sendiri.

Dari informasi yang dihimpun Okezone, kejadian ledakan ini pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu ledakan keras terjadi dari rumah milik Sunanto, warga yang mayoritas masih istirahat akhirnya terbangun dan mencoba mengecek sumber suara tersebut.

Baca Juga: Ditendang hingga Tersungkur, Sang Kakek Malah Nangis saat Youtuber Iyus Sinting Diborgol Polisi 

Ternyata suara tersebut berasal dari rumah milik Sunarno, namun saat akan memasuki rumah warga terkendala rumah korban yang terkunci sehingga warga terpaksa mendobrak rumah Sunarno.

Kasubbag Humas Polres Situbondo Iptu Nuri menyatakan berdasarkan laporan dari saksi - saksi warga sekitar, sempat terdengar suara ledakan yang cukup keras.

"Saat didatangi warga sudah melihat rumah korban ini berantakan dan korban sudah terkapar di dapur rumahnya," ujar Iptu Nuri saat dikonfirmasi Okezone, Kamis (21/11/2019).

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Ia menambahkan saat memasuki rumah Sunarno, warga sudah mendapati korban tergeletak dengan luka parah di perut dan paha, serta wajah yang leham sehingga mengakibatkan tewas seketika.

"Korban sudah dalam keadaan meninggal dunia saat dievakuasi warga. Kondisi lukanya cukup parah," bebernya.

Baca Juga: Kapal Kargo Mengangkut Gas Elpiji Terbakar di Pelabuhan Tanjung Emas 

Pihaknya menyebut korban memiliki keahlian membuat petasan, disamping pekerjaannya sebagai tukang las karbit di sebuah bengkel. Korban kerap kali diminta membuat petasan oleh warga, termasuk saat acara hajatan warga.

"Informasi sementara petasan ini diracik karena permintaan akan ada acara hajatan keluarganya sendiri. Tapi lebih detailnya kami melakukan penyelidikan," pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini