Baca juga: Indonesia Bisa Kembali ke Orde Baru jika Masa Jabatan Presiden Ditambah
Meski begitu, Arsul kembali menyatakan bahwa penambahan masa jabatan itu hanyalah baru wacana saja. Karena secara resmi di tingkat pimpina sendiri belum membahas penambahan masa jabatan presiden.
“Saya kira kita ini belum secara resmi membicarakan di tingkat pimpinan maupun di tingkat fraksi-fraksi, ini biarkan saja karena memang tadi saya katakan schedule MPR itu memang membangun ruang diskursus publik dan kemudian tentu mensosialisasikan soal rekomendasinya itu sendiri,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.