JAKARTA – Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo atau Bamsoet akhirnya mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional (Munas) pada Desember mendatang.
Bamsoet mengungkapkan alasannya maju dalam bursa caketum Partai Golkar. Selain karena banyaknya dorongan agar maju munas, Bamsoet menganggap Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto tidak memenuhi kesepakatan.
Kesepakatan yang dimaksud adalah dirinya diminta Airlangga menjadi Ketua MPR dan tak maju sebagai caketum. Hal ini agar situasi kondusif jelang pelantikan presiden-wakil presiden terpilih. Namun syaratnya, Bamsoet mengatakan, meminta pendukungnya agar dipulihkan kembali serta dilibatkan dalam penyusunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPR.
"Komitmen itu kemudian disanggupi maka kami berdua berjabat tangan. Berjalanlah proses bahwa kami berdua colling down untuk kepentingan sebesar-besarnya kondisi negara waktu itu yang gaduh dan Golkar memulainya dengan situasi yang kondusif," tutur Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/11/2019).
