
Prabowo juga menyatakan bahwa perjanjian imbal beli pesawat Sukhoi dari Rusia akan tetap dilanjutkan. Ia ingin adanya penghematan dalam belanja alutsista untuk pertahanan di Tanah Air.
"Tidak boleh ada kebocoran, tidak boleh ada penyimpangan, penyelewengan. Uang sangat berat didapat, uang rakyat, dari pajak. Jadi itu terus menerus ditekankan oleh Bapak Presiden kepada saya, dan saya menyambut sangat baik perintah itu," sambungnya.
"Kita benar-benar ingin jaga, tidak ada kebocoran, tidak ada penggelembungan, mark up uang tidak masuk akal sedang kita berusaha," ujarnya.
Baca Juga: Lawatan Perdana ke Malaysia, Prabowo Optimis Kerjasama Pertahanan Makin Baik
(Arief Setyadi )