Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tendang dan Tempeleng Kakek, Youtuber Iyus Sinting: Saya Khilaf dan Menyesal

Tendang dan Tempeleng Kakek, Youtuber Iyus Sinting: Saya Khilaf dan Menyesal
Polisi Memborgol Yusminardi, Cucu yang Aniaya Kakek di Kendal, Jawa Tengah (foto: iNews/Eddie Prayitno)
A
A
A

KENDAL – Youtuber Iyus Sinting yang memiliki nama asli Yusminardi (22) mengaku menyesal dan meminta maaf karena telah menganiaya Wasidi, kakek yang telah merawatnya sejak kecil. Yusminardi harus berurusan dengan pihak kepolisian Mapolres Kendal untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya.

Penganiayaan itu terjadi pada 17 November 2019 lalu, namun videonya baru viral di media sosial, Rabu 20 November 2019 malam. Polisi kemudian menyelidiki video itu dan mengamankan pelaku di rumah kakeknya.

Baca Juga: Polisi Terus Dalami Kasus Youtuber Iyus Sinting 

Dalam rekaman video itu, pelaku beberapa kali menendang korban yang sudah dalam posisi tersungkur dan hanya dapat bertahan. Bahkan dalam satu tayangan, tampak pelaku menempeleng wajah korban.

Kepada penyidik, Yusminardi mengakui semua perbuatannya. Dia mengatakan, kejadian itu bermula karena rasa emosi hingga memicu kemarahannya yang tak terkendali.

“Saya juga tidak tahu kenapa bisa sampai seperti itu. Saya hanya lagi emosi,” ujar Yusminardi seperti dikutip iNews.

Rekaman viral menampilkan anak tendang bapak yang sudah tersungkur. (foto: Istimewa).	 

Menurut pelaku, emosinya tersulut lantaran sewaktu mandi mendapati ada pelet atau pakan ikan dalam bak pemampungan air. Bahkan, beberapa pelet sempat masuk ke mulut saat dia berkumur dan sikat gigi.

“Awalnya lagi bersihin tempat ikan. Saya sudah pindakan ikannya ke tempat lain. Tapi ikan itu dimasukkan kakek saya ke dalam bak mandi dan diberi makan. Di situlah saya merasa emosi,” katanya.

Yusminardi mengaku khilaf dan menyesali perbuatannya. Dia juga pasrah jika harus mendapat ganjaran atas perbuatannya.

Sementara Wasidi, kakek pelaku sekaligus korban penganiayaan dalam kejadian tersebut tak sekalipun marah.

Dia beberapa kali memohon polisi agar jangan membawa dan memborgol cucu yang menganiayanya. Wasidi bahkan memeluk dan mengecup cucu hingga meneteskan air mata ketika polisi membawanya ke Unit PPA Polres Kendal.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement