LONDON - Seorang pria terekam kamera menyerang dengan kalimat-kalimat antisemitisme kapada keluarga Yahudi di KRL.
Video itu memperlihatkan seorang lelaki yang membaca petikan kalmat anti-Yahudi kepada seorang pria dan anaknya di dalam KRL di London, Inggris.
Dalam video itu, tampak dua penumpang duduk di kereta, mengenakan kipah (tutup kepala pria Yahudi). Di depan kedua penumpang itu ada seorang pria yang berdiri di dekat pintu KRL, yang mengenakan jaket biru dan topi baseball, membungkuk ke arah mereka. Dia berbicara dengan yang dibacanya dari sebuah teks di tangannya.
Pria itu terdengar mengucapkan kalimat “sinagoga Setan” dan membaca “Aku akan membuat mereka datang dan menyembah di depan kakimu”.
Sementara pria berjaket itu terus mengucap, pria Yahudi itu dengan tenang merangkul putranya dan mencoba mengalihkan perhatiannya dengan mengatakan, “Kadang seseorang tidak akan berhenti [melecehkan]. Kamu abaikan saja”.
Baca juga: Kota Dresden Jerman Tetapkan Status Darurat Nazi
Baca juga: Muslim Bantu Umat Yahudi Perangi Anti-Semitisme
Namun penumpang lain yang tidak terlihat di kamera mencoba mencampuri urusan pria bertopi tersebut. Tetapi pria itu terlihat tidak suka urusannya diganggu.
Dia mengatakan, “Kamu menjauh atau aku akan memukulmu, kawan. Menjauh dari saya, bang***. Saya bukan pendeta Kristen.”
Seorang wanita Muslim yang berdiri dekat pria bertopi kemudian berbicara kepada lelaki itu. “Ayolah, bung. Ada anak kecil di sini!”
Pria bertopi kemudian merespons, “Dengar, orang-orang ini penipu, mencoba mengklaim warisan kami. Apakah kamu peduli dengan orangmu?”
Wanita Muslim terdengar mencoba menghentikan adu argumen untuk menenangkan pria itu dan berkata, "Saya menghargai pendapatmu ..."
Tetapi pria itu memotongnya dan berkata, “Tidak, itu bukan pendapat saya. Itu kata-kata Tuhan. Itu kata-kata Tuhan.”
Pasangan ini terus berdebat sementara ayah dan anak Yahudi memulai percakapan mereka sendiri.
Muslim woman steps up to an abuser who keeps harassing a Jewish family in London metro.pic.twitter.com/myhxxiObV0
— Negar Mortazavi (@NegarMortazavi) November 22, 2019