nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lempari Kereta Api, 31 Orang Diamankan Polisi

Syaiful Islam, Jurnalis · Sabtu 23 November 2019 12:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 23 519 2133525 lempari-kereta-api-31-orang-diamankan-polisi-N9s7OzRgVW.jpg Polisi Berjaga di Stasiun Surabaya Imbas Penyerangan Suporter Bola saat Kereta Api Melintas (foto: Okezone/Syaiful Islam)

SURABAYA - Sebanyak 31 orang yang diduga dari kelompok suporter diamankan polisi. Pasalnya mereka melakukan pelemparan batu ke arah sejumlah perjalanan kereta api dari Jakarta menuju Malang melalui Surabaya.

Pelemparan batu sendiri terjadi selama dua hari terakhir yakni tanggal 22 sampai 23 November 2019. Hal ini seperti yang dialami oleh perjalanan KA Jayabaya (KA 145 relasi Pasar Senen - Pasar turi - Surabaya Gubeng - Malang) dan KA Gaya Baru Malam Selatan (KA 174/ relasi Pasar senen - Surabaya Gubeng).

Baca Juga: Tolak Putus, Mahasiswa Ini Ancam Sebar 14 Video Mesum dengan Pacarnya 

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, menyatakan pihaknya menyesalkan terhadap aksi anarkis pelemparan batu ke arah sejumlah perjalanan kereta api dari Jakarta menuju Malang melalui Surabaya oleh sekelompok orang diduga kelompok suporter bola.

Akibat aksi dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab ini, sarana gerbong kereta khususnya pada bagian kaca jendela menggalami kerusakan. Sedikitnya 2 orang penumpang KA Jayabaya mengalami luka-luka ringan.

"Kami bekerja sama dengan pihak kepolisian seperti dari Polrestabes Surabaya dan unsur kewilayahan, pada tanggal 23 November 2019, dini hari tadi, mengadakan kegiatan patroli keamanan di sekitar stasiun dan jalur-jalur rel wilayah Stasiun Surabaya Pasarturi - Surabaya Gubeng - Wonokromo - Sidoarjo - Banggil," ujar Suprapto, Sabtu (23/11/2019).

Hasilnya, tadi dini hari (23/11), pihak Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan sedikitnya 31 orang terduga aksi pelemparan batu ke arah kereta api berikut beberapa kendaraan motornya. Para terduga tersebut selanjutnya dibawa ke kantor Polrestabes Surabaya untuk penyilidikan lebih lanjut.

"Kami sangat menyesalkan aksi anarkis sekelompok orang yang diduga kelompok suporter bola ini, terhadap sejumlah perjalanan kereta api dari arah jakarta yang menuju ke arah Malang melalui Surabaya," ungkapnya.

Pihaknya menghimbau agar aksi anarkis pelemparan ini tidak terulang kembali, karena dari pihak KAI akan melakukan upaya jalur hukum kepada para terduga pelaku anarkis pelemparan tersebut. Akibat kejadian selama 2 hari ini, pihak PT KAI Daop 8 Surabaya mengalami kerugian material mencapai puluhan juta rupiah.

Baca Juga: 87 Orang Diamankan saat Polisi Gerebek Arena Judi 

"Karena rusaknya sejumlah fasilitas kereta di KA Jayabaya dan KA GBMS. Agar kejadian anarkis pelemparan batu terhadap perjalanan kereta api tidak terjadi lagi, kami bersama-sama TNI/ Polri dan unsur kewilayahan, melakukan patroli di sekitar stasiun dan jalur-jalur rel yang berpotensi menjadi target dari para oknum yang diduga suporter bola tersebut," urainya.

"Contoh di Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Pasar Turi ada penambahan pengamanan dari unsur Brimob masing-masing sebanyak 15 personil," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini