Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peneliti LIPI Nilai Penambahan Masa Jabatan Presiden Tidak Relevan

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Minggu, 24 November 2019 |14:05 WIB
Peneliti LIPI Nilai Penambahan Masa Jabatan Presiden Tidak Relevan
Peneliti LIPI Siti Zuhro (Foto: Okezone)
A
A
A

Baca Juga: MPR Klaim Hanya Serap Aspirasi dari Luar soal Penambahan Masa Jabatan Presiden

Dikatakan Siti, wacana penambahan masa jabatan presiden sebenarnya bukan isu baru di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Pada masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kata Siti, wacana tersebut juga sempat dimunculkan oleh kader Partai Demokrat.

"Setiap presiden yang memimpin, ini bukan pertama kali bahkan di eranya Pak SBY juga sama diusulkan oleh kader untuk terjadinya tiga periode dan langsung publik resisten terhadap itu," ujarnya.

"Jadi menurut saya apa yang sudah ada dalam teks, dalam konstitusi itu yang harus diikuti, kalaupun ada pembahasan amandemen, amandemen itu membahas hal-hal yang tidak untuk memperpanjang periode presiden tidak bisa seperti itu," kata Siti menambahkan.

(Edi Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement