Jadi, sambungnya, dalam satu bulan ini Menteri Edhy bisa dibilang sebagai manusia tanpa jeda dan fokus dalam bekerja. "Bila ada lembaga survei yang bilang Edhy tidak dipercaya publik, ya publik yang mana dulu?" ujarnya.
Karena itu, dirinya menganggap survei IPO bukanlah berbasis kinerja, melainkan sebatas survei politik. "Dari namanya saja Indonesia Political Opinion. Sudah pasti opini yang dibentuk adalah opini-opini politik. Bukan laporan kerja yang berbasis data," imbuhnya.
Dari semua itu, ia mengutip apa yang pernah disampaikan Menteri Edhy yang menyatkan dalam memegang amanah besar, harus lapang dada dan besar hati. Dan jadikan kritikan sebagai penyemangat dan motivasi dalam bekerja. Sebaliknya, jangan terlena dengan pujian, karena terkadang kerap menjadi bumerang.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.