MEDAN – Pasangan petahana Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Darwin Siagian-Hulman Sitorus, mengikuti uji kelayakan dan kepatutan bakal calon (balon) kepala daerah yang digelar Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Sumatera Utara. Uji kelayakan dan kepatutan berlangsung di Kantor DPW Partai Perindo Sumut, Jalan Cut Nyak Dhien, Kota Medan, Rabu (27/11/2019) malam.
Darwin Siagian mengatakan, ia memilih mendaftar untuk mendapatkan dukungan dan diusung oleh Partai Perindo, karena partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu, dinilai progresif. Itu terbukti dari raihan tiga kursi Partai Perindo di DPRD Kabupaten Tobasa.
“Perindo ini progresif. Meski partai baru tapi sudah berhasil meraih tiga kursi. Saya pikir sejalan dengan kita. Sehingga kami sangat berharap dapat diusung oleh Partai Perindo,”tegas Darwin didampingi Hulman.

Pada Pilkada Tobasa 2020 mendatang, lanjut Darwin, ia akan kembali berpasangan dengan wakilnya saat ini, Hulman Sitorus. Itu karena keduanya telahsaling memahami satu sama lain.
"Kami memang berasal dari satu kampung. Jadi sejak masa kecil sudah selalu bersama. Mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah. Kami menimba ilmu pada sekolah yang sama. Jadi kami merasa cocok. Kalau tak bisa dipasangkan, tak jadi mencalon pun tak apa,”jelasnya.
Selain karena saling memahami, keduanya juga saling menjaga peran masing-masing. Peran sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang sudah dibuat dan disepakati.
“Kami ini latarbelakangnya aparatur sipil negara (ASN). Jadi sudah terbiasa bekerja sesuai job description masing-masing. Saya sebagai Bupati dan pak Hulman sebagai Wakil Bupati. Yang tak langgeng itu kan biasanya karena seorang bupati lupa kalau dia bupati, atau karena wakilnya merasa dia seperti bupati,”tegasnya.
Baca Juga : Wacana Pengembalian Pilpres ke MPR Disebut Merawat Sistem Oligarki
Sementara itu dalam pemaparan visi dan misinya, Darwin dan Hulman mengaku mereka akan melanjutkan program yang sudah mereka kerjakan saat ini. Khususnya di bidang infrastruktur dan kepariwisataan.
“Kita sedang menyongsong era kepariwisataan di 2024. Untuk itu kita sedang fokus melanjutkan pembangunan infrastruktur, baik ke desa-desa, lalu Balige Bypass dan juga Pelabuhan Balige,” kata dia.