nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dokter Hewan di India Diperkosa lalu Dibakar

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 29 November 2019 20:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 29 18 2136160 dokter-hewan-di-india-diperkosa-lalu-dibakar-TMiuK58Rsi.JPG Polisi India menunjukkan lokasi penemuan mayat dokter hewan yang dibakar. (Foto/India Today)

HYDERABAD – Seorang dokter perempuan di India, diperkosa lalu dibakar, mayatnya ditinggalkan di kolong jembatan.

Tubuh wanita itu ditemukan pada Kamis 28 November setelah dilaporkan hilang sehari sebelumnya.

Hampir 12 jam sebelum tubuhnya yang hangus ditemukan, dia telah menelepon saudara perempuannya dan memberi tahu bahwa ada beberapa orang tak dikenal yang membuat dia takut.

"Tolong bicaralah dengan saya sebentar ... Saya takut. Mereka semuanya menunggu di luar. Kamu terus bicara dengan saya, saya takut," kata korban kepada saudara perempuannya melansir India Today, Jumat (29/11/2019).

Perempuan 26 tahun itu kemudian memberi tahu saudara perempuannya bahwa dia akan menelepon kembali lalu telepon ditutup.

Baca juga: Remaja India Dibakar Hidup-Hidup Karena "Ejekan" Soal Kakaknya yang Kawin Lari

Baca juga: Menikah Beda Kasta, Pasangan India Ditimpuki Batu Sampai Tewas

Ketika saudara perempuannya menelepon kembali, telepon korban tidak bisa dihubungi.

Keluarga korban pun pergi ke lokasi, tempat korban menghubungi. Namun korban tidak ada di lokasi, membuat mereka lapor ke polisi.

"Kami menerima keluhan di Kantor Polisi Pedesaan Shamshabad dari saudara perempuannya. Korban bekerja sebagai dokter hewan di Kollur telah pergi ke rumah sakit untuk perawatan dan ketika mengembalikan ban-ban kendaraannya yang bocor. Pagi ini tubuhnya yang terbakar ditemukan di pinggiran Shadnagar," kata petugas polisi setempat.

Polisi telah menahan dua tersangka terkait pemerksoaan dan pembakaran mayat korban.

Komisaris polisi V C Sajannar mengatakan wanita itu hilang Rabu 26 November 2019 malam dan tubuhnya ditemukan oleh orang yang lewat di kolong jembatan di pinggiran Hyderabad, ibu kota negara bagian Telangana.

Polisi mengatakan keduanya diduga menawarkan korban untuk memperbaiki ban sepeda motornya yang bocor tetapi malah membawanya ke tempat sepi dan membunuhnya. Keduanya belum dikenakan tuduhan.

Menteri Dalam Negeri Telangana, Mohammad Mahmood Ali berkata, "Dokter itu berpendidikan. Dia memilih menelepon saudara perempuannya daripada menelepon nomor 100 (nomor layanan darurat)."

"Kami sedih dengan kejadian itu. Sangat disayangkan dia menelepon saudara perempuannya dan bukan 100. Seandainya dia menelepon layanan darurat dia bisa diselamatkan," kata dia menguti kantor berita ANI.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini