Namun ia sedikit beruntung lantaran mempunyai sampingan mengajar di SMK swasta di Panggul, Trenggalek.
“Kalau di rata-rata penghasilan per bulan sekitar Rp800 ribu (dua sekolah),” kata dia.
Penghasilan ini dirasa cukup sebagai penyokong tambahan bagi suami yang juga bekerja. Namun meski dirasa cukup, ia sepakat bila penghasilan yang didapatnya masih jauh dari layak.
“Ya memang risiko, dijalani dengan ikhlas,” imbuhnya.
Ketiga pengajar ini sepakat, pemerintah seharusnya lebih memperhatikan nasib tenaga pengajar di Indonesia.
“Ya semoga pemerintah itu bisa memperhatikan nasib kita,” harap Yunus.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.