"Salah satu alasan Bamsoet mengundurkan diri untuk melakukan rekonsiliasi di tubuh Partai Golkar. Kita sepakati bersama dilakukan rekonsiliasi antara tim Bamsoet dan Tim Airlangga agar Partai Golkar makin kuat dan bisa mengembalikan kejayaannya," katanya.
Supit menambahkan, alasan lain Bamsoet mundur untuk mendinginkan suhu politik yang memanas di Partai Golkar jelang Munas. Selain itu, untuk meredam isu perpecahan internal di Partai Golkar yang dikhawatirkan akan berimbas kepada suhu politik nasional.
Baca Juga: Airlangga Klaim Bamsoet Kini Dukung Dirinya Jadi Ketum Golkar
Lebih jauh, Supit berharap upaya rekonsiliasi Partai Golkar pasca-Munas dapat berjalan baik. Sehingga soliditas dan keutuhan Partai Golkar bisa terjaga. "Penyatuan dua 'gerbong' antara Tim Bamsoet dan Tim Airlangga menjadi salah satu tugas utama Airlangga jika terpilih lagi sebagai ketum Partai Golkar. Kita harapkan rekonsiliasi yang dilakukan berjalan baik dan memuaskan semua pihak," ujar Supit.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.