Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa 5 Desember: Wafatnya Komponis Mozart dan Nelson Mandela

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Kamis, 05 Desember 2019 |07:06 WIB
Peristiwa 5 Desember: Wafatnya Komponis Mozart dan Nelson Mandela
Nelson Mandela. (Foto: Dok Reuters/Juda Ngwenya)
A
A
A

1957 – "Sinterklas Hitam" Perlawanan Indonesia Anti-Penjajah Belanda

"Sinterklas Hitam" diterjemahkan dari bahasa Belanda Zwarte Sinterklaas. Ini adalah peristiwa yang terjadi pada 5 Desember 1957 yaitu hari sebelum perayaan Sinterklas.

Setelah sebulan penuh suasana anti-Belanda yang turut dikobarkan Presiden Soekarno, pada hari tersebut para warga Belanda dinyatakan "berbahaya bagi negara" dan diserukan untuk meninggalkan Indonesia.

Perusahaan Belanda dinasionalisasi. Hampir 50.000 orang Belanda meninggalkan Indonesia pada bulan-bulan berikutnya. Hubungan ekonomi antara kedua negara putus. Pada 17 Agustus 1960, hubungan diplomatis juga diputuskan.

2002 – Ledakan Bom di Restoran Mal Makassar

Pada 5 Desember 2002 terjadi ledakan bom di restoran McDonald's Mal Ratu Indah Makassar, Sulawesi Selatan. Ledakan berasal dari bom rakitan yang dibungkus wadah pelat baja meledak saat puluhan pengunjung memadati tempat itu untuk buka puasa dan makan malam.

Ledakan tersebut menewaskan 3 orang dan melukai 11 orang. Akibat peristiwa itu restoran McDonald's ditutup selama lima bulan dan beroperasi kembali pada Mei 2003.

2013 – Meninggalnya Nelson Mandela

Tanggal 5 Desember 2013, Nelson Rolihlahla Mandela meninggal dunia. Ia wafat pada usia 95 tahun karena mederita sakit infeksi paru-paru.

Nelson Mandela merupakan seorang revolusioner antiapartheid dan politikus Afrika Selatan yang menjabat sebagai presiden pada 1994 sampai 1999.

Ia adalah orang Afrika Selatan berkulit hitam pertama yang memegang jabatan tersebut dan presiden pertama yang terpilih melalui keterwakilan penuh dalam sebuah pemilu multiras.

Pemerintahannya berfokus pada penghapusan pengaruh apartheid dengan memberantas rasisme, kemiskinan dan kesenjangan, serta mendorong rekonsiliasi rasial.

Selaku nasionalis Afrika dan sosialis demokratik, ia menjabat sebagai presiden Kongres Nasional Afrika (ANC) pada 1991 sampai 1997.

Selain itu Mandela pernah menjadi sekretaris jenderal Gerakan Nonblok, tepatnya pada 1998 sampai 1999.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement