nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ratusan Buruh Diduga Keracunan karena Makan Ikan Tongkol

Kuntadi, Jurnalis · Jum'at 06 Desember 2019 04:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 06 510 2138547 ratusan-buruh-diduga-keracunan-karena-makan-ikan-tongkol-RN5TEcqjFr.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

SLEMAN – Ratusan karyawan pabrik garmen PT Mataram Tunggal Garment yang terletak di Ngaglik Kabupaten Sleman, DIY, diduga mengalami keracunan, Kamis (5/12/2019). Mereka diduga keracunan usai memakan ikan tongkol saat makan siang. Mereka harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Direktur Rumah Sakit Panti Nugroho, Tandean Arif Wibowo mengatakan ratusan pasien ini mulai masuk ke rumah sakit sekitar pukul 13.30 WIB. Sampai dengan pukul 16.00 WIB masih ada pasien yang dirawat.

"Ada sekitar 105 pasien yang masuk dan ada 4 yang masih dirawat," katanya, kepada wartawan, Kamis (5/12/2019).

Saat masuk, sejumlah pasien mengeluhkan pusing, mual, dan ada yang muntah-muntah. Setelah diperiksa diberikan obat, beberapa di antaranya diperbolehkan pulang. Dari data yang ada ada dua pasien baru yang masuk. Dua pasien lagi menjalani masa observasi.

Dari keterangan pasien, diduga diakibatkan dari makanan yang mereka santap pada siang hari. Kemungkinan dari ikan tongkol. Namun, kepastian penyebabnya masih dalam penyelidikan dan penelitian dari Dinas Kesehatan.

"Penyebab pastinya masih menunggu investigasi dari Dinas Kesehatan," tuturnya.

Ilustrasi

Salah seorang karyawan Eva Dermita menduga keracunan ini disebabkan dari makanan. Kuat dugaan dari ikan tongkok. Saat disantap rasanya ada yang ganjil.

"Ikannya terada agak anyir, lauk sama sayur kates," katanya.

Meski rasanya tidak seperti biasa, buruh tetap menyantap. Sejak pagi bekerja seharian, mereka lapar dan tidak mempedulikan rasa yang janggal. Barulah selang satu jam kemudian terasa gatal dan ingin muntah. Kondisi ini juga dialami teman-teman yang lain.

"Awalnya gejalanya gatal, kemudian pusing dan muntah," ucapnya.

Baca Juga : Diduga Keracunan Makanan saat Hajatan, Belasan Warga Dilarikan ke Puskesmas

Eva mengaku sempat pingsan, dan juga merasakan sesak. Namun setelah mendapatkan perawatan medis kondisi sudah membaik. Tinggal sedikit pusing dan sesak.

"Kondisinya sudah semakin baik tinggal sedikit sesak," tuturnya.

Baca Juga : Korban Keracunan Hajatan Terus Bertambah, 39 Orang Dirawat hingga ke Rumah Bidan

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini