Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peneliti CSIS Nilai Alasan Pilkada Dikembalikan ke DPRD Sangat Lemah

Sarah Hutagaol , Jurnalis-Minggu, 08 Desember 2019 |19:00 WIB
Peneliti CSIS Nilai Alasan Pilkada Dikembalikan ke DPRD Sangat Lemah
Peneliti CSIS Arya Fernandes dalam Diskusi Review Politik Akhir Tahun di Jakarta (Foto: Sarah Hutagaol)
A
A
A

JAKARTA - Peneliti dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes menyebut alasan-alasan yang dikeluarkan pemerintah untuk melakukan pemilihan kepala daerah (pilkada) dikembalikan ke DPRD sangat lemah.

Alasan pertama yang menurutnya lemah adalah mengenai anggaran politik yang dikeluarkan ketika melangsungkan pilkada langsung. Ia menilai ada beberapa hal yang bisa mengurangi biaya, seperti atribut kampanye, iklan, saksi yang difasilitasi oleh KPU.

"Nah, artinya secara diskusi sudah ada usaha-usaha dari regulator kita untuk mengurangi biaya-biaya politik yang timbul dari pilkada," ucap Arya dalam diskusi di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (8/12/2019).

"Jadi, alasannya bahwa mengembalikan ke DPRD karena alasan biaya kampanye menurut saya lemah dari sisi argumentasi. Karena tadi sudah ada fasilitasi dari negara," tambahnya.

Baca Juga: Pemilihan Kepala Daerah Melalui DPRD Dinilai Langkah Mundur 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement