nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perkuat Kerja Sama, Indonesia dan Guatemala Sepakati Pembentukan Forum Konsultasi Bilateral

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 10 Desember 2019 15:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 10 18 2140216 perkuat-kerja-sama-indonesia-dan-guatemala-sepakati-pembentukan-forum-konsultasi-bilateral-qgyxrCdU6y.jpg Menteri Luar Negeri Guatemala Sandra Jovel (kiri) dan Menteri Luar Negeri RI retno Marsudi dalam pertemuan di Jakarta, 10 Desember 2019. (Foto: Dok. Kemlu RI)

JAKARTA – Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Guatemala Sandra Jovel Polanco di Kementerian Luar Negeri, Jakarta pada Selasa, 10 Desember. Dalam pertemuan tersebut, kedua menlu membahas sejumlah isu mengenai hubungan kerja sama kedua negara, terutama dalam bidang ekonomi dan perdagangan.

Ini merupakan kunjungan pertama yang dilakukan menteri luar negeri Guatemala ke Indonesia sepanjang 27 tahun sejarah hubungan diplomatik kedua negara. Kedatangan Menlu Jovel ke Indonesia juga bertujuan untuk meresmikan pembukaan kembali kedutaan besar negara Guatemala di Jakarta yang sebelumnya sempat ditutup.

BACA JUGA: Setelah 26 Tahun Tutup, Guatemala Buka Kembali Kedutaan Besarnya di Jakarta

"Ini merupakan kunjungan Menlu Guatemala pertama ke Indonesia sejak pembukaan hubungan diplomatik kedua negara pada 1992 atau 27 tahun yang lalu,” kata Menlu Retno dalam keterangan pers bersama, Selasa (10/12/2019). Dia juga menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas dibukanya kembali kedutaan besar negara Amerika Tengah itu di Jakarta.

“Saya sangat menyambut baik dan menyampaikan selamat kepada menlu atas pembukaan kembali kedutaan besar Guatemala di Jakarta.”

Dalam pertemuan tersebut, kedua membahas upaya peningkatan hubungan dan kerja sama bilateral, khususnya di bidang ekonomi, termasuk investasi dan perdagangan. Indonesia juga mendorong diselesaikannya persetujuan bebas visa bagi para pemegang paspor diplomatik dan dinas.

“Saya juga mendorong penyelesaian perjanjian bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas dan saya sudah mulai menyampaikan penjajakan bebas visa bagi seluruh pemegang paspor Indonesia,” jelas Menlu Retno usai pertemuan dengan Menlu Jovel.

Guatemala merupakan negara mitra perdagangan terbesar kedua bagi Indonesia di wilayah Amerika Tengah, meski nilai perdagangan bilateralnya masih relatif kecil. Nilai perdagangan kedua pada 2018 mencapai USD50,29 juta dan akan ditingkatkan melalui berbagai mekanisme antara lain Latin America and the Caribbean (INA-LAC) Business Forum dan Trade Expo.

BACA JUGA: Tingkatkan Investasi, RI Lakukan Bisnis Forum dengan Amerika Latin dan Karibia

Sebagai sesama negara penghasil kelapa sawit, Indonesia mengajak Guatemala untuk bekerja sama dalam melawan diskriminasi terhadap kelapa sawit.

“Saya juga mengundang Guatemala untuk bergabung menjadi anggota Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC)," ujar Menlu Retno.

Usai pertemuan, kedua menlu menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) mengenai pembentukan Forum Konsultasi Bilateral yang merupakan sarana peningkatan kerja sama bilateral.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini