nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tahanan Polresta Malang Kota yang Kabur Diminta Menyerahkan Diri

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 13 Desember 2019 02:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 12 519 2141321 tahanan-polresta-malang-kota-yang-kabur-diminta-menyerahkan-diri-NbEZxtnj9Q.jpg Kapolres Malang Kota, AKBP Leonardus (foto: Okezone.com/Avirista)

KOTA MALANG - Usai berhasil meringkus kembali ketiga tahanan yang kabur, Polresta Malang Kota masih memburu seorang tahanan atas nama Bayu Prasetio yang masih buron.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Simarmata meminta kepada Bayu seorang tahanan yang kabur untuk segera menyerahkan diri.

"Sekali lagi kami minta kepada saudara Bayu untuk menyerahkan diri. Kami jamin keamanan tersangka silakan melanjutkan proses hukumnya," ujar Leonardus kepada wartawan, Kamis (12/12/2019).

 Baca juga: Polisi Tangkap Tahanan Polresta Malang yang Kabur, Terpaksa Ditembak karena Melawan

Mantan Wakapolrestabes Surabaya ini juga telah memerintahkan tim khusus yang merupakan gabungan dari Reserse Kriminal (Reskrim), Reserse Narkoba (Reskoba), Intel, dan staf bagian operasional untuk terus bergerak memburu keberadaan Bayu.

"Kita libatkan siapapun di SDM kami yang punya kemampuan, Timsus ada Reskrim, Reskoba, Intel, dan staf bagops. Kalau deadline tidak, yang jelas kita masih terus kerja keras memburu satu Tahanan lagi. Mohon doanya," tuturnya.

Sebelumnya dilaporkan empat orang tahanan di ruang tahanan Polresta Malang Kota kabur pada Senin dini hari (9/12/2019) sekitar pukul 01.30 WIB. Keempatnya yakni Sokip Yulianto, Nur Cholis, Bayu Prasetyo, dan Andrian Fairi kabur dengan cara menggergaji atap jeruji besi di ruang tahanan.

 Baca juga: Kabur dari Polresta Malang, Shokib Ngaku Ingin Temui Anaknya di Pondok Pesantren

Keempatnya diduga mengelabui tiga orang petugas yang tengah berjaga dan melarikan diri melalui sekolah di utara kompleks kantor Polresta Malang Kota.

Polisi sendiri berhasil mengamankan tiga tahanan kembali dimulai dari Andrian Fairi (46) pada Selasa di kawasan Jodipan Wetan gang 1 Kota Malang. Selanjutnya, Shokib Yulianto (38) berhasil dilumpuhkan kembali di sebuah rumah kos di Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Tahanan terakhir yang diamankan yakni Nur Cholis. Ia dilumpuhkan petugas di kebun kawasan Jalan KH. Malik Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Cholis diringkus pada Rabu malam 11 Desember 2019 sekitar pukul 22.00 WIB.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini