Baru Seminggu Pacaran, Pelajar Makassar Dicabuli di Wisma

Herman Amiruddin, Okezone · Jum'at 13 Desember 2019 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 12 609 2141294 baru-seminggu-pacaran-pelajar-makassar-dicabuli-di-wisma-dnfqQb1dhu.jpg Ilustrasi pemerkosaan (Foto: Shutterstock)

MAKASSAR - MA alias Nuge (19) seorang pemuda di Makassar, Sulawesi Selatan melakukan aksi tindak pidana asusila terhadap seorang perempuan yang masih beratatus pelajar yang baru dikenalnya. Pelaku akhirnya dijemput polisi pada Kamis 12 Desember 2019 dini hari.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko mengatakan, pelaku berkenalan dengan korban hampir sebulan dan berpacaran selama seminggu. Adapun pencabulan terjadi pada 15 November 2019 sekira pukul 20.30 Wita. 

"Di mana, saat itu korban menghubungi pelaku via telepon meminta tolong kepada pelaku untuk diantar membeli helm dan pelaku bersedia menolong korban untuk mengantar membeli helm," kata Indratmoko.

Baca Juga: Cabuli Murid hingga Hamil, Guru di Serang Dihukum 10 Tahun Penjara

Pelaku pun menggunakan sepeda motor milik orangtua menjemput korban di rumahnya. Keduanya bertemu dan korban diantar pelaku membeli helm di Jalan Perintis, Makassar.

"Pelaku dan korban kembali setelah membeli helm, namun pelaku singgah di sebuah Wisma dengan alasan kepada korban bahwa akan singgah ke rumah kos temannya," ujar Indratmoko

Saat masuk ke Wisma, korban menuruti pelaku dan di mana saat itu korban tidak mengetahui kalau pelaku telah membohonginya.

"Pelaku masuk wisma ke lantai 1 memesan kamar dan setelah menerima kunci kamar pelaku mengajak korban untuk naik ke lantai 3 di kamar 17 di mana pelaku mengajak korban untuk ngobrol-ngobrol sejenak," kata Indratmoko.

Ilustrasi

Selanjutnya, pelaku dan korban duduk di tempat tidur kemudian pelaku merayu korban dan merabah-rabah serta mencium korban. Namun, korban saat itu menolak, pelaku tetap merabah dan mencium korban dengan memaksa sampai akhirnya pelaku berhasil melepaskan semua pakaian korban.

"Pelaku menindih tubuh korban dan pelaku melepaskan baju dan celananya sampai telanjang," ungkap Indratmoko.

Baca Juga: Polisi Tangkap Oknum Guru Cabul di Malang

Korban terus merontah dan berteriak meminta tolong, sehingga pelaku tidak berhasil melakukan aksinya. Kemudian, korban ditolong seorang pasangan suami istri yang kebetulan tetangga kamar dengan korban dan langsung menolong korban dengan cara mengedor pintu kamar.

Pelaku panik dan memakai celananya, lalu membuka pintu kamar tersebut dan korban langsung lari keluar dari kamar dengan tidak menggunakan pakaian apa pun. "Korban langsung berlindung di belakang saksi," kata Indratmoko.

Kemudian, kedua saksi menyuruh pelaku untuk keluar dari kamar tanpa menggunakan baju melainkan hanya celana pendek. Saat itu, ikat pinggang dan kancing celana pelaku masih dalam keadaan terbuka.

Ketika ditanya pelaku menolak menjawab apa yang diperbuatnya terhadap korban. Pelaku justru memakai bajunya dan meminta untuk mengantar korban ke rumahnya. Namun, saksi tidak mengizinkan pelaku dan menyuruh pelaku keluar dari Wisma dan selanjutnya pelaku keluar dari Wisma dan meninggalkan korban di Wisma.

Selanjutnya, saksi memberikan sarung kepada istrinya untuk diberikan kepada korban dan korban memakai sarung menutupi badannya lalu diantar masuk ke kamar saksi. "Hasil pemeriksaan korban dan saksi-saksi dan tersangka terdapat persesuaian keterangan adanya tindak pidana asusila dan dikuatkan dengan bukti hasil visum," ujar Indratmoko.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini