Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Korban Ungkap Alasannya Berani Laporkan Pencabulan di Ponpes Pati

Yuwantoro Winduajie , Jurnalis-Kamis, 07 Mei 2026 |20:29 WIB
Korban Ungkap Alasannya Berani Laporkan Pencabulan di Ponpes Pati
Korban Ungkap Alasannya Berani Laporkan Pencabulan di Ponpes Pati (Yuwantoro Winduajie)
A
A
A

JAKARTA — Salah satu korban dugaan kekerasan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, buka suara mengenai alasan dirinya berani melapor setelah bertahun-tahun mengalami dugaan perlakuan tersebut.

1. Berani Melapor

Pengakuan itu disampaikan dalam konferensi pers Hotman 911 di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (7/5/2026). Dalam kesempatan itu, pengacara Hotman Paris Hutapea menanyakan alasan korban yang akhirnya memberanikan diri mengadu kepada ayahnya dan melapor ke polisi.

“Kenapa akhirnya kau berani minta bapakmu untuk mengadu? Kenapa akhirnya kau mengadu sesudah tiga tahun kau diperlakukan begitu?” tanya Hotman Paris.

Korban yang hadir mengenakan kacamata hitam, masker dan kerudung itu kemudian mengatakan dirinya tidak ingin ada korban lain yang mengalami nasib serupa.

“Ya soalnya Enggak mau tidak ada korban lagi, biar saya aja yang terakhir gitu. Tidak ada yang bernasib seperti saya,” ujarnya.

Hotman Paris kemudian menegaskan kembali pernyataan korban.

“Tidak ada yang bernasib begitu. Oke jadi itulah mulai sesudah tiga tahun dia melakukan itu sama kamu barulah akhirnya kamu berontak gitu ya, berani ya? Cerita ke bapaknya ya?” kata Hotman Paris.

Pengakuan korban tersebut kemudian diperkuat oleh ayahnya yang mengaku langsung melapor ke polisi setelah mendengar cerita anaknya dan mencocokkannya dengan keterangan korban lain.

“Saya selaku bapak korban, dari awal saya laporan karena saya mendapat keterangan dari anak saya 2024 itu sebelum saya melapor ke pihak yang berwajib itu, yang dikatakan anak saya beberapa temannya saya datangi,” ujar ayah korban.

Ia mengatakan, setelah mendatangi sejumlah teman anaknya, dirinya menemukan adanya kesesuaian cerita terkait dugaan tindakan pelecehan yang dilakukan tersangka.

“Ternyata yang dikatakan anak saya itu saya cocok apa yang telah dikatakan anak saya, apa yang diperlakukan, apa yang dilakukan oleh Pak Kiainya kepada anak-anak tadi. Ya berkenaan dengan masalah itu pelecehan seksual tadi,” katanya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement