nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Oknum Sipir Diduga Terlibat dalam Peredaran Sabu di Rutan Makassar

Sabtu 14 Desember 2019 19:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 14 609 2141922 oknum-sipir-diduga-terlibat-dalam-peredaran-sabu-di-rutan-makassar-cSITgpTcwD.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

MAKASSAR - Temuan narkoba jenis sabu dan alat isap (bong) di Rumah Tahanan (Rutan) Klas 1 Makassar, Sulawesi Selatan membuktikan peredaran narkoba di rutan masih ada. Hal itu disampaikan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sulsel, Taufiqurrahkhman.

Taufiq menduga narkoba itu bisa masuk ke dalam rutan karena campur tangan pegawainya atau petugas rutan.

"Tidak menutup kemungkinan bisa saja oknum pegawai yang membantu," kata Taufiq usai melakukan sidak dengan tim gabungan di Rutan Klas 1 Makassar, dikutip dari iNews.id, Sabtu (14/12/2019).

Lebih lanjut Taufiq menambahkan, pihaknya akan menyelidiki adanya kemungkinan oknum sipir yang terlibat peredaran sabu. "Evaluasi harus, ada kemungkinan oknum rutan yang terlibat," imbuhnya.

Pihaknya juga tidak akan memberikan toleransi terhadap sipir yang melakukan pelanggaran. Terlebih membantu para tahanan untuk mendapatkan narkoba.

"Jika ada yang terlibat dalam peredaran narkoba, zero toleransi, harus dipecat!" tegasnya.

Sebelumnya diwartakan, Tim Gabungan melakukan sidak di rumah tahanan (rutan) Klas 1 Makassar. Sidak ini menyasar penghuni blok tahanan kasus narkoba. Tim menemukan beberapa barang berupa ponsel, stop kontak listrik, sendok besi, sabu yang ditempat di kotak hijau, alat isap sabu hingga timbangan elektrik.

Di dalam blok F dan G Rutan Klas 1 Makassar terdiri dari 31 kamar. Blok ini ditempati 970 tahanan kasus narkoba. Sementara ada 2.543 orang yang menghuni rutan Makassar.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini