Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wacana Duet Gibran-Paundra, Gerindra: Keputusan Ada di Tangan Prabowo

Bramantyo , Jurnalis-Kamis, 19 Desember 2019 |09:33 WIB
Wacana Duet Gibran-Paundra, Gerindra: Keputusan Ada di Tangan Prabowo
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (foto: Okezone)
A
A
A

SOLO - Partai Gerindra masih belum bisa memastikan apakah wacana menduetkan Gibran Rakabuming Raka dan Gusti Pangeran Haryo (GPH) Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara bakal terwujud di Pilkada Solo 2020.

Ketua DPC Partai Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno menjelaskan, hingga kini belum ada keputusan apakah akan berkoalisi atau mengusung calon sendiri dalam kontestasi pemilihan Wali Kota Solo.

Baca Juga: Pilwalkot Solo, Gerindra Belum Berhasil Pertemukan Gibran dengan Cucu Soekarno 

Temui Megawati, Gibran Bahas Pencalonan Dirinya sebagai Cawalkot Solo

Pasalnya, menurut Ardianto, keputusan merapat ke Gibran yang sudah resmi mendaftar ke PDI Perjuangan untuk maju di Pilkada Solo 2020 juga belum dibicarakan. Sebab, semua keputusan partai ada di tangan sang Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

"Terkait instruksi DPW dan DPP Partai Gerindra, intinya semua masih dalam proses penyaringan. Dan semua keputusan tetap ada di tangan Ketua Umum Partai Gerindra," ujar Ardianto kepada Okezone, Kamis (19/12/2019).

Menurut Ardianto, bila DPC Partai Gerindra telah memutuskan merapat ke Gibran atau mengusung Paundra maju sendiri bersama koalisi parpol lainnya, keputusan ini harus diajukan terlebih dahulu ke DPW dan DPP Gerindra.

Termasuk memberikan alasan mengapa Gerindra Solo mendukung Gibran bila memutuskan merapat dan apa alasannya mengusung Paundra.

"Kita harus menyodorkan ke sana. Nanti saya diminta menjelaskan apa alasannya saya mendukung mas Gibran juga alasannya apa mengusung mas Paundra," terangnya.

GPH Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara. (Foto: Solopos)	 

Ardianto menambahkan, proses Pilkada Solo masih panjang. Jika nanti, kata dia, Paundra bersedia diusung Partai Gerindra, maka cucu Bung Karno itu harus melepas KTA PDIP.

"Sebelumnya mas Paundra pernah di PDIP. Artinya jika keduanya oke untuk disandingkan berarti mas Paundra harus meletakkan KTA-nya," terangnya lebih lanjut.

Baca Juga: Cegah Konflik Internal, PDIP Bisa Duetkan Gibran-Purnomo di Pilwalkot Solo 2020 

Dia tak menampik, ada keinginan Partai Gerindra Solo untuk mendukung putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, semuanya tergantung instruksi Prabowo sebagai pimpinan tertinggi partai.

"Namun keinginan kita (DPC Gerindra) untuk mengusung Mas Gibran masih ada. Kan nanti kita sodorkan ke DPP dan selanjutnya menunggu instruksi dari pusat," pungkasnya.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement