JAKARTA - Dua dari tiga orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf di perbatasan Filipina berhasil dibebaskan. Anggota Komisi I DPR RI, Willy Aditya pun mengapresiasi kinerja pemerintah yang sudah bekerja secara cepat dan sigap.
“Saya tentu mengapresiasi kinerja pemerintah dalam upaya pembebasan ini. Pemerintah bisa cepat dan sigap dalam mengupayakan keselamatan warganya. Ini tentu poin plus buat pemerintah lewat kemenkopolhukam,” ungkap Willy kepada Okezone di Jakarta, Senin (23/12/2019).
Upaya pembebasan terhadap tiga WNI yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf sempat diwarnai kontak senjata. Akibatnya dua orang anggota Abu Sayyaf tewas dan seorang prajurit militer Filipina juga tewas.
Baca juga: Operasi Pembebasan WNI Tewaskan 2 Anggota Abu Sayyaf & 1 Prajurit Filipina
Willy mendorong alangkah baiknya pemerintah RI dan Filipina dapat melakukan pendekatan kultural di dalam membebaskan satu WNI lagi yang masih tersandera. Hal itu dikatakannya agar mencegah bertambah lagi adanya korban jiwa.
“Ini untuk mencegah munculnya korban jiwa seperti yang terjadi dalam upaya pembebasan hasil kerja sama pemerintah RI dengan Filipina kemarin,” jelasnya.
Baca juga: 3 WNI Disandera Abu Sayyaf, DPR Minta Keamanan Laut Diperketat