JAKARTA - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko membantah tudingan Indonesia Police Watch (IPW) yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin membentuk 'geng Solo' di Polri.
Menurut Moeldoko, penunjukkan sejumlah mantan Kapolres Solo seperti Irjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kabareskrim Polri dan Brigjen Ahmad Lutfi menjabat Wakapolda Jateng dinilai karena keduanya mempunyai prestasi yang baik.
Baca Juga: Tantangan Kabareskrim Irjen Listyo Sigit, dari Kasus Novel hingga Pilkada 2020

"Enggaklah. Kan begini, seperti saya jadi Panglima, saya mengenali orang-orang yang dulu bekerja untuk saya dan memiliki prestasi yang baik. Saat saya menjadi Panglima, mereka-mereka ini bisa saya tunjuk sebagai asisten saya. Analoginya seperti itu kira-kira. Jadi semua itu dasarnya talent scouting, bukan karena political appointee," kata Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (23/12/2019).